Jaga Kesehatan Pekerja, Perusahaan Perlu Siap Siaga Tangani Kegawatdaruratan di Lingkungan Kerja

1 month ago 22
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Kesehatan karyawan atau tenaga kerja adalah hal penting bagi setiap perusahaan dan tempat kerja lainnya. Untuk itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti pentingnya kesiapsiagaan penanganan kegawatdaruratan di lingkungan kerja. Terutama pada aktivitas riset yang memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja.

Dokter ahli madya, Rudi Gunawan, menjelaskan kriteria kegawatdaruratan medis. Menurutnya, ada beberapa kondisi kegawatdaruratan medis yang mengancam nyawa dan membahayakan diri, orang lain, atau lingkungan.

Ketua Tim Layanan Kesehatan dan Kedaruratan Nuklir Cisitu itu memberi contoh, kegawatdaruratan ini bisa berupa gangguan jalan napas hingga penurunan kesadaran.

“Adanya gangguan jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi, adanya penurunan kesadaran, gangguan hemodinamik, dan memerlukan tindakan segera untuk mencegah komplikasi,” kata Rudi dalam Webinar “Kegawatdaruratan di Tempat Kerja” yang diselenggarakan Direktorat Pengelolaan Laboratorium dan Fasilitas Riset BRIN di Kawasan Sains dan Teknologi Samaun Samadikun, Bandung pada Kamis (11/12/2025).

Ia juga memaparkan perbedaan risiko berdasarkan kategori usia pekerja, sebagai berikut:

  • Pekerja muda (18–35 tahun) lebih rentan mengalami cedera akibat minimnya pengalaman dan perilaku berisiko, sehingga membutuhkan pelatihan intensif dan pengawasan.
  • Pekerja madya (36–50 tahun) cenderung rentan terhadap penyakit akut dan masalah muskuloskeletal sehingga pemeriksaan rutin dan manajemen stres sangat dianjurkan.
  • Pekerja tua (51–65 tahun) menghadapi risiko lebih tinggi karena penyakit kronis dan respons tubuh yang lebih lambat dalam situasi darurat.
  • Pekerja lansia (65+ tahun), keterbatasan fisik membuat risiko insiden menjadi lebih kompleks.

Potensi Bahaya di Tempat Kerja bagi Para Peneliti

Dalam konteks BRIN, berbagai potensi bahaya seperti bahan kimia, mekanik, listrik, dan radiasi menuntut penanganan cepat sesuai protokol ABCDE, yakni:

  • Airway: buka dan bersihkan jalan napas jika tersumbat.
  • Breathing: periksa napas dan berikan napas buatan bila diperlukan.
  • Circulation: cek nadi dan lakukan kompresi dada jika terjadi henti jantung.
  • Disability: periksa kesadaran dan reaksi pupil.
  • Exposure: periksa tubuh untuk luka tanpa menggerakkan secara berlebihan.

Rudi pun menekankan pentingnya pencegahan melalui penggunaan alat pelindung diri (APD), pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) rutin, dan pengecekan area kerja.

Kondisi Darurat pada Rongga Mulut

Dalam kesempatan yang sama, Dokter Gigi Ahli Muda BRIN, Rizky Friskylia, memaparkan kondisi darurat pada rongga mulut.

“Kondisi tersebut disebabkan trauma gigi dan jaringan penyangga, infeksi rongga mulut, serta komplikasi pasca perawatan gigi. Gejalanya berupa nyeri tak tertahankan, pembengkakan, pendarahan tak terkontrol, serta gigi patah, goyang, atau lepas dari soket,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pencegahan melalui penggunaan pelindung gigi, menghindari kebiasaan menggigit makanan keras, tidak menggunakan gigi untuk membuka botol atau kemasan, serta melakukan pemeriksaan rutin setiap enam bulan.

Kenali Penyebab Nyeri Dada

Sementara, Dokter Ahli Muda BRIN, Prabandhini Wardani, membahas penyebab nyeri dada yang bisa berasal dari organ di rongga dada, penjalaran dari organ perut, ataupun faktor psikis seperti serangan panik.

“Nyeri dada bisa disebabkan jantung (angina) dan bukan jantung. Angina rasanya seperti tertindih benda berat, tercekik, durasinya 2–20 menit, dan menjalar ke rahang, leher, lengan, atau punggung,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa nyeri dada harus diwaspadai sebagai indikasi serangan jantung, terutama pada individu berusia di atas 50 tahun, perokok, penderita hipertensi, diabetes, kadar lemak tinggi, atau obesitas.

Di akhir sesi, Prabandhini menegaskan pentingnya pola hidup sehat untuk pencegahan.

“Kenali riwayat inti, rutin berolahraga, konsumsi makanan berserat, batasi lemak jenuh, jaga berat badan ideal, obati hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi, kelola stres, tidak merokok, serta batasi konsumsi alkohol,” tutupnya.

Read Entire Article