Bakar Sampah Pakai Insinerator Mesti Hati-Hati, Bisa Lepaskan Senyawa yang Bahayakan Kesehatan

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Cimahi - Masyarakat diminta tak bakar sampah sembarangan termasuk menggunakan insinerator (mesin tungku pembakaran).

Menurut Kepala Dinas Lingkungah Hidup, Chanifah Listyarini, pembakaran sampah menggunakan teknologi dibutuhkan syarat ketat karena dampaknya cukup berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

"Ancaman paling berbahaya dari pembakaran sampah melalui insinerator adalah munculnya senyawa furan dan dioksin. Kedua zat tersebut sangat berisiko karena tidak bisa dilihat langsung di udara, namun dampaknya fatal bagi kesehatan," ujar Chanifah dalam keterangan resminya ditulis Bandung, Minggu (8/2/2026).

Chanifah menjelaskan zat dioksin dan furan adalah dua kelompok senyawa kimia berbahaya yang sering muncul bersamaan sebagai produk sampingan pembakaran tidak sempurna, terutama dari sampah, industri, dan bahan bakar fosil.

Keduanya sangat persisten di lingkungan, bersifat karsinogenik (penyebab kanker), mengganggu hormon, dan bisa masuk ke tubuh manusia melalui udara, makanan, atau kontak, bahkan ditemukan di air susu ibu (ASI).

"Yang paling berbahaya adalah manakala kita membuat adalah untuk gas adanya furan dan dioksin, yang kemarin dikatakan oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, tidak kelihatan di udara," Chanifah.

Chanifah mengingatkan, pembakaran sampah pada dasarnya hanya mengubah bentuk fisik sampah dari padat menjadi gas, bukan menghilangkannya. Masalah justru berpindah ke udara yang dihirup manusia setiap hari.

"Kalau dibakar kan menjadi udara ya? Nah, itu kan tentunya di dalam partikel, di dalam udara itu mengandung partikel-partikel yang di antaranya memang berbahaya untuk kesehatan," sebut Chanifah.

Larangan Penggunaan Insinerator

Chanifah menegaskan bahwa Pemerintah tidak serta-merta melarang penggunaan insinerator. Namun, ada prasyarat lingkungan yang wajib dipenuhi secara ketat sebelum teknologi tersebut digunakan.

"Nah, sekarang apakah kementerian itu melarang sepenuhnya, Bukan. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi kalau daerah atau mungkin institusi akan menggunakan insinerator sebagai pengolah sampah," jelas Chanifah.

Chanifah menjelaskan, kapasitas insinerator menjadi penentu jenis dokumen lingkungan yang harus disiapkan. Jika sampah di bawah 50 ton per hari wajib memiliki dokumen lingkungan yang harus disiapkan seperti Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL).

Dalam dokumen tersebut, lanjut Chanifah, harus ada pengujian ketat terhadap emisi udara dan limbah yang dihasilkan, termasuk ambang batas yang diperbolehkan.

"Di situ harus ada uji berapa limbah yang atau mungkin emisi udara dan lain sebagainya yang diperbolehkan. Biasanya rata-rata di insinerator ini yang tidak lolos adalah adanya kandungan furan dan dioksin karena memang untuk mengendalikan furan dan dioksin alatnya tidak sederhana," kata Chanifah.

Di Kota Cimahi sendiri, sudah ada satu unit insinerator bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, hingga kini DLH Kota Cimahi masih menunggu hasil resmi pengukuran emisi dari pihak pengelola.

"Alatnya tidak sederhana, termasuk di Kota Cimahi sudah ada satu yang dibantu oleh provinsi dan kami masih menunggu declare dari pengusahanya atau penyedianya bahwa berapa kadar furan dioksin yang diukur dari pengolahannya menggunakan insinerator," sebut Chanifah.

Penjelasan Penggunaan Insinerator dari GAIA

Dicuplik dari laman resmi kelompok pemerhati lingkungan dan iklim dari Global Alliance for Incinerator Alternatives (GAIA) menyebutkan dalam laman resminya insinerator adalah salah satu industri yang paling beracun, mahal, berbahaya, dan mencemari iklim.

Insinerator diiklankan secara keliru sebagai solusi untuk krisis limbah yang berasal dari produksi dan konsumsi berlebih, insinerator tidak hanya menghalangi pendanaan dari strategi yang menawarkan solusi nyata, tetapi juga merupakan manifestasi dari rasisme lingkungan.

Mereka yang paling terkena dampak negatifnya adalah yang paling tidak bertanggung jawab atas krisis sampah kita yakni masyarakat berpenghasilan rendah, komunitas kulit berwarna, dan komunitas terpinggirkan. Insinerator memancarkan 68 persen lebih banyak gas rumah kaca per unit energi daripada pembangkit listrik tenaga batu bara.

Meskipun menjadi kontributor utama perubahan iklim, industri insinerator tetap bertahan dengan mengandalkan kredit energi terbarukan, subsidi yang mahal, dan biaya eksternal.

Uang publik bernilai jutaan dolar pajak, dengan cara ini disedot ke dalam insinerator dan diambil dari nyata terbarukan dan solusi berkelanjutan lainnya yang secara signifikan lebih hemat biaya.

GAIA percaya bahwa hanya pekerjaan yang didasarkan pada kebutuhan dan realitas komunitas garis depan yang akan berhasil menciptakan perubahan yang nyata dan langgeng.

Untuk alasan ini, GAIA mendukung pengorganisasian yang dipimpin masyarakat terhadap insinerator dan dampak industri terhadap iklim, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi, dan mempromosikan manfaat dari zero waste.

Read Entire Article