10 Aktivitas Balita, Bantu Mengasah Sensorik dan Motorik Anak di Rumah

10 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Balita memiliki rasa ingin tahu sangat pesat. Pada fase ini, orangtua memiliki peran untuk memberikan stimulasi yang tepat untuk mendukung perkembangan otak dan keterampilan fisiknya. 

Penting bagi orang tua untuk menciptakan lingkungan yang kaya akan bahasa dan stimulasi visual. Terkait hal ini. Dekan di Mailman Segal Center for Human Development, University Nova Southeastern, Roni Cohen Leiderman menjelaskan bahwa interaksi sederhana memiliki dampak besar bagi masa depan anak.

"Apapun yang Anda lakukan dengan anak, baik itu membacakan buku, bernyanyi, atau sekadar bercerita saat berjalan kaki, hal itu sebenarnya sedang membangun fondasi bagi keberhasilan akademis mereka di masa depan," ujar Roni dikutip dari Parents pada Minggu (8/2/2026).

Aktivitas belajar tidak harus selalu kaku di depan buku, melainkan bisa dilakukan melalui permainan interaktif yang melibatkan benda-benda di sekitar rumah. Berikut 10 aktivitas yang mudah diaplikasikan.

1. Memberi Label pada Benda di Rumah

Aktivitas ini merupakan langkah awal yang sangat baik untuk mengenalkan konsep literasi. Orangtua bisa menempelkan label sederhana pada benda-benda seperti ‘kursi’, ‘meja’, atau ‘lampu’. Hal ini membantu anak memahami bahwa setiap benda memiliki nama dan simbol tertulis yang mewakilinya.

2. Permainan Memperbaiki Kesalahan

Melatih logika anak bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Coba letakkan benda di tempat yang salah, misalnya menaruh sendok di dalam buku atau baju di rak mainan.

Menurut para ahli perkembangan anak, membiarkan balita menemukan dan memperbaiki kesalahan dapat mengasah kemampuan pemecahan masalah dan kategorisasi mereka secara alami. 

3. Bermain dengan Tekstur dan Bentuk

Melibatkan indra peraba sangat penting bagi perkembangan sensorik. Orangtua bisa menggunakan bahan-bahan dapur seperti tepung, kacang-kacangan, atau air untuk mengenalkan konsep tekstur kasar, halus, cair, dan padat kepada anak.

4. Membangun Kalender Interaktif

Mengenalkan konsep waktu pada balita bisa menjadi tantangan tersendiri. Dengan membuat kalender menggunakan karton dan angka-angka yang bisa dilepas-pasang, anak dapat belajar tentang urutan hari dan angka secara visual.

Aktivitas ini membantu mereka memahami struktur rutinitas harian dengan cara yang konkret.

5. Mengamati Lingkungan Sekitar

Jangan remehkan kegiatan jalan-jalan sore. Sambil berjalan, ajaklah anak mengamati lingkungan, seperti melihat jenis kendaraan yang lewat atau warna bunga di halaman tetangga. 

Profesor Psikologi di University of California, Linda Acredolo, menekankan pentingnya pengalaman dunia nyata bagi perkembangan saraf anak.

“Pengalaman langsung di dunia nyata membantu balita membangun koneksi saraf yang kuat antara apa yang mereka lihat, dengar, dan lakukan setiap hari," ungkap Linda dalam wawancara terkait metode belajar anak.

6. Membuat Jendela Cuaca

Aktivitas ini melatih kemampuan observasi alam. Orangtua bisa mengajak anak melihat keluar jendela setiap pagi dan menentukan cuaca hari itu.

Gunakan gambar matahari, awan mendung, atau rintik hujan untuk ditempelkan. Hal ini tidak hanya memperkaya kosakata tetapi juga meningkatkan kepekaan anak terhadap lingkungan sekitarnya.

7. Menebak Suara dan Bunyi

Tutup mata si Kecil sejenak dan buatlah suara dari benda di sekitar, seperti suara air mengalir, suara bel pintu, atau suara remasan botol.

Aktivitas ini dirancang untuk melatih pendengaran diskriminatif, yang nantinya akan sangat berguna saat mereka mulai belajar membedakan bunyi huruf phonics.

8. Permainan Menghitung Benda Nyata

Berhitung bukan sekadar menghafal angka 1 sampai 10. Mengutip dari data pendidikan anak usia dini, konsep one-to-one correspondence sangat penting. Ajak anak menghitung jumlah apel di meja atau jumlah anak tangga saat naik. Ini membantu anak memahami bahwa setiap angka mewakili jumlah benda yang nyata.

9. Menyortir Barang 

Gunakan benda-benda rumah tangga seperti kancing besar, mainan dengan berbagai bentuk, atau kaus kaki warna-warni. Mintalah anak memisahkan benda-benda tersebut berdasarkan warna atau ukurannya. Aktivitas ini penting untuk mengasah kemampuan matematika dasar dan pengelompokan atau kategorisasi.

 10. Menggambar dengan Jari Finger Painting

Selain mengasah kreativitas, menggambar dengan jari membantu perkembangan motorik halus yang dibutuhkan sebelum anak belajar memegang pensil. Melalui tekstur cat yang basah dan licin, anak mendapatkan stimulasi sensorik yang kuat sekaligus belajar tentang pencampuran warna primer.

Pentingnya Keterlibatan Orang Tua

Seluruh aktivitas ini tidak akan efektif tanpa adanya interaksi dua arah. Sebagaimana dijelaskan dalam jurnal perkembangan anak, keterlibatan orangtua saat bermain adalah kunci utama dalam mempercepat pemahaman konsep pada balita.

Linda mengingatkan bahwa fokus utama bukanlah pada hasil akhir atau kebenaran jawaban anak, melainkan pada proses eksplorasinya.

"Tujuannya adalah untuk memicu rasa ingin tahu. Ketika anak merasa didukung dalam mengeksplorasi ide-ide baru, kepercayaan diri mereka dalam belajar akan tumbuh secara alami," pungkasnya.

Read Entire Article