Tidak Hanya Nutrisi, Dokter Ungkap Sentuhan Lembut juga Diperlukan Anak Saat 1000 Hari Pertama Kehidupan

1 month ago 19
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Dokter Anak dari Rumah Sakit PELNI, dr. Damar Prasetya Ajie Putra, Msc, Sp.A, mengungkapkan bahwa anak juga memerlukan ‘sentuhan lembut’ dari orang tua selama 1000 hari pertama kehidupannya. Hal ini karena stimulasi sentuhan mampu membuat serabut dalam otak berkembang sehingga bermanfaat bagi tingkat IQ anak.

“Kalau mom and dad lihat sekalian, ini adalah serabut-serabut otak yang makin lama makin bertambah. Nah inilah yang berhubungan dengan IQ seorang anak, bagaimana respon lingkungannya, dan serabut-serabut ini akan bertambah seiring dengan stimulasi yang diberikan oleh mom and dad sekalian,” jelasnya dalam acara Launching Baby Happy Soft & Comfort pada Minggu, 21 Desember 2025.

Damar menggarisbawahi bahwa tindakan memijat atau memeluk anak itu bukan hal yang sepele. Tindak-tindakan yang memberikan sentuhan lembut pada anak merupakan fase stimulasi yang penting bagi perkembangan otak si kecil.

Oleh karena itu, agar kecerdasan anak meningkat sesuai dengan piramida belajarnya, orang tua harus memberikan sentuhan dasar saat anak masih bayi. 

“Jadi jangan lupa bahwa harus melakukan sentuhan, gendong, massage, dan sayang-sayang anaknya. Karena kalau pengen anaknya pintar, maka  dasarnya itu tetap adalah sentuhan yang diberikan oleh kedua orang tua,” jelasnya.

Sentuhan Dapat Melepaskan Hormon Oksitosin

Selain berpengaruh pada kecerdasan, Damar menyebutkan sentuhan juga memberikan pengaruh signifikan pada perkembangan emosi anak. Hal ini karena sentuhan rutin dapat mengeluarkan hormon oksitosin yang berperan dalam meningkatkan hubungan sosial dan rasa kasih sayang.

“Cara mengeluarkannya salah satunya selain dengan menyusui adalah dengan gendong anaknya, kemudian menenangkan anaknya dan banyak menyentuh anak,” katanya.

Damar menambahkan, hormon oksitosin juga meningkatkan rasa aman dalam diri anak. Sehingga anak mampu tumbuh dengan emosi yang stabil dan berani untuk menjelajahi lingkungannya.

Sinyal Dalam Otak Anak

Damar mengatakan bahwa dampak-dampak sentuhan pada anak dapat dilihat melalui sinyal yang muncul dalam otak. Hal ini dibuktikan melalui sebuah studi tahun 2021 yang menunjukkan scan otak anak.

Dalam hasil scan, beberapa area pada otak anak menyala saat anak dipeluk oleh orang tuanya sendiri. Sebaliknya, ketika anak digendong orang lain, area tersebut kembali meredup. Area-area tersebut adalah area otak yang memproses emosi, itulah mengapa anak kerap menangis ketika diasuh oleh orang selain orang tuanya.

“Jangan dikira bayi itu nggak tahu  yang gendong itu siapa. Ternyata bayi itu tahu yang gendong itu siapa. Jadi pas dilihat kalau yang gendong dad atau momnya nadinya lebih nyaman, lebih tenang. Tapi kalau yang gendong orang lain mungkin tenang juga tapi tidak sebermakna dibandingkan orang tuanya,” jelasnya.

Damar juga menegaskan bahwa membesarkan bayi adalah sesuatu yang kolaboratif antara ibu dan ayah. Hal ini karena anak menunjukkan hasil medis yang berbeda antara diasuh orang tua dengan diasuh orang lain.

Meningkatkan Kualitas Tidur dan Menurunkan Stres

Manfaat lainnya dari sentuhan lembut pada anak adalah kualitas tidur dan pengelolaan stres yang baik. Damar mengungkapkan bahwa bayi yang menangis di malam hari hingga tidak bisa tidur harus segera ditenangkan, salah satu caranya adalah dengan menggendong.

“Karena kita adalah makhluk yang menyusui. Jadi jangan takut untuk banyak gendong bayinya karena ternyata masih banyak manfaatnya,” ujarnya.

Damar menjelaskan, menggendong anak dapat meningkatkan kualitas tidurnya. Oleh karena itu, para orang tua tidak seharusnya takut akan anggapan ‘bau tangan’ atau ungkapan ‘anak nanti jadi manja’.

Sementara itu, dia menambahkan bahwa membiarkan bayi menangis terlalu lama juga tidak baik. Hal ini karena hormon stres pada bayi berisiko meningkat sehingga si kecil tumbuh dengan pengendalian emosi yang buruk.

“Kalau hormon stresnya terlalu tinggi, maka yang terlalu overreacting itu pusat emosinya. Nanti pusat otak yang lain akan berbahaya atau terpengaruh,” pungkasnya.

Read Entire Article