Mengajarkan Anak Proteksi Diri: Edukasi Seksual Lewat Pendekatan Bermain

13 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Edukasi Seksual Lewat Pendekatan Bermain Ilustrasi(Freepik)

PENDIDIKAN seksual sejak dini kini menjadi perhatian serius bagi kalangan psikolog sebagai langkah preventif dalam melindungi anak dari ancaman pelecehan dan kekerasan seksual. Namun, penyampaiannya tidak harus kaku. Orangtua disarankan untuk menyelipkan edukasi tersebut melalui kegiatan interaktif di rumah.

Psikolog klinis di Rumah Sakit Jiwa Aceh, Devi Yanti, M. Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa pendekatan bermain jauh lebih efektif karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.

"Permainan atau kegiatan interaktif di rumah ditujukan agar (pendidikan) jadi tidak kaku. Maka dari itu orangtua dapat menggunakan pendekatan bermain," ujar Devi, dikutip Sabtu (7/2).

Metode "Lampu Lalu Lintas" dan Alat Peraga

Salah satu metode praktis yang disarankan oleh Devi adalah permainan "Lampu Lalu Lintas Sentuhan". 

Dalam permainan ini, orangtua menggunakan analogi warna untuk memberikan pemahaman mengenai batasan fisik. Warna hijau digunakan sebagai penanda area tubuh yang aman untuk disentuh, sementara warna merah menjadi peringatan keras untuk area yang dilarang untuk disentuh oleh siapapun.

Selain permainan warna, penggunaan alat peraga seperti boneka atau gambar anatomi tubuh manusia juga sangat membantu. Media ini memudahkan orangtua dalam menunjukkan secara spesifik bagian-bagian tubuh mana saja yang bersifat privasi.

Melatih Keberanian Lewat Bermain Peran

Tidak hanya soal pemahaman bagian tubuh, anak juga perlu dilatih untuk bertindak. Devi menyarankan orang tua untuk melakukan simulasi atau bermain peran (role play) sederhana. 

Melalui latihan ini, anak diajarkan cara bersikap tegas saat menghadapi situasi yang mencurigakan.

Anak dilatih untuk berani mengatakan "tidak" kepada orang asing atau siapa pun yang melanggar batasan. 

Selain itu, simulasi ini bertujuan mengajari anak cara mencari bantuan serta pentingnya segera melapor kepada orang dewasa yang mereka percayai jika mengalami tindakan yang membuat tidak nyaman.

"Pendekatan ini membuat anak belajar tanpa rasa takut dan lebih mudah memahami," tambah Bendahara Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Aceh tersebut. 

Selain permainan, penggunaan buku cerita bertema serupa juga dapat menjadi pilihan edukasi yang suportif.

Sinergi Anggota Keluarga

Devi juga menekankan bahwa tanggung jawab edukasi ini tidak hanya berada di pundak orangtua inti. Anggota keluarga yang lebih tua, seperti kakek dan nenek, juga perlu diberi pemahaman tentang pentingnya mengajarkan proteksi diri pada cucu mereka. 

Kesamaan sudut pandang dalam keluarga akan memperkuat benteng perlindungan bagi anak.

Sebagai penutup, Devi menegaskan bahwa pendidikan seksual sejak dini bukanlah hal yang negatif jika dilakukan dengan benar. 

"Intinya, pendidikan seks yang tepat usia justru memperkuat nilai moral, rasa hormat terhadap diri sendiri, dan mencegah anak menjadi korban," pungkasnya. (Ant/Z-1)

Read Entire Article