[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Lima Hal Penanganan Tuberkulosis di Bencana Banjir

1 month ago 17
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Bencana banjir masih terus berdampak sampai sekarang, termasuk masalah kesehatan secara umum dan juga tuberkulosis. Padahal kita tahu bahwa pengendalian TBC adalah salah satu program prioritas dalam Asta Cita. Karena itu, perlu ada upaya maksimal agar program pengendalian tuberkulosis dapat tetap dijaga berjalan baik walaupun di situasi bencana seperti sekarang ini.

Untuk dapat menjalankan kegiatan pengendalian TB dengan baik, maka kita perlu mengetahui bahwa ternyata bencana banjir setidaknya punya lima dampak pada penanganan tuberkulosis di daerah bencana. Kelima hal inilah yang kini harus menjadi prioritas penanganan di lapangan.

Pertama, pasien TB harus mengonsumsi obat antituberkulosis (OAT) selama setidaknya 6 bulan, tidak boleh putus dan berhenti di tengah jalan. Dengan bencana, maka pasien menjadi tidak dapat datang ke puskesmas atau rumah sakit di mana dia biasa mengambil obat, baik karena rumahnya rusak maupun karena jalan terputus.

Berbagai fasilitas sarana kesehatan juga rusak, termasuk farmasi yang menyimpan dan menyediakan obat TB, sehingga OAT tidak tersedia. Lalu, upaya mengisi kekosongan OAT di daerah juga terhambat dengan terputusnya alur transportasi.

Semua hal ini harus diatasi agar semua pasien TB di seluruh daerah bencana dapat tetap mengonsumsi obatnya sesuai jadwal bagi kesembuhan dirinya.

Diagnosis TBC Harus Ditegakkan

Kedua, diagnosis tuberkulosis harus ditegakkan dengan pemeriksaan laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM). Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa cukup banyak alat TCM yang rusak terkena bencana, dan ini jelas perlu segera diperbaiki.

Memang ada kemungkinan diagnosis lain dengan foto rontgen, tetapi alat rontgen dan ruangannya juga mungkin rusak dan terdampak akibat bencana banjir sehingga perlu segera diperbaiki pula.

Ketiga, yang patut menjadi perhatian pula adalah kemungkinan peningkatan penularan dari pasien TB ke sekitarnya, khususnya pada kerumunan padat di lokasi pengungsian.

Kuman TB Berisiko Bangkit

Keempat, dengan kenyataan bahwa bencana menurunkan daya tahan tubuh, maka bukan tidak mungkin membuat kuman TB yang 'dorman' menjadi bangkit dan menimbulkan penyakit tuberkulosis dengan berbagai gejala dan dampaknya.

Kelima, sebagaimana juga dengan program kesehatan lain, maka kegiatan pengendalian tuberkulosis memerlukan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan sistem kerja yang baik. Amat diperlukan ketahanan/resiliensi kesehatan yang kuat setidaknya sampai beberapa bulan ke depan.

Prof. Tjandra Yoga Aditama

Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor Griffith University, Australia

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit, serta

Kepala Balitbangkes Penerima Rekor MURI April 2024, Penerima Penghargaan Paramakarya Paramahusada 2024 – PERSI, dan Penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXI 2025

Read Entire Article