Jaringan Judi Online Internasional Terungkap di Bali, 35 WNA India Jadi Tersangka

12 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Jaringan Judi Online Internasional Terungkap di Bali, 35 WNA India Jadi Tersangka Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan perkara dengan berkoordinasi bersama instansi terkait guna mengungkap kemungkinan jaringan yang lebih luas.(MI/Arnold )

POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali dan menetapkan 35 warga negara asing asal India sebagai tersangka. Pengungkapan dilakukan Direktorat Reserse Siber Polda Bali di dua lokasi berbeda di Kabupaten Badung dan Tabanan.

Kasus ini bermula dari Laporan Polisi Nomor LP/A/01/II/2026/SPKT.Ditressiber/Polda Bali tertanggal 4 Februari 2026. Penyelidikan dilakukan sejak 15 Januari 2026 melalui patroli siber yang menemukan akun Instagram bernama Rambetexchange yang mempromosikan situs judi online Ram Betting Exchange.

Berdasarkan analisis digital forensik, penyidik menemukan tautan situs yang menyediakan layanan deposit, penarikan dana, serta dukungan operasional perjudian daring. Penelusuran lanjutan mengarah pada dua lokasi yang diduga menjadi pusat operasional, yakni sebuah vila di Jalan Subak Daksina No. 1, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, dan vila di Jalan Raya Munggu No. 75, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Pada Selasa, 3 Februari 2026, tim Ditressiber Polda Bali mendatangi kedua lokasi tersebut dan mengamankan 39 warga negara asing asal India beserta sejumlah barang bukti. Setelah pemeriksaan lanjutan, 35 orang ditetapkan sebagai tersangka, sementara empat lainnya berstatus saksi dan diserahkan kepada pihak imigrasi untuk diproses sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Para tersangka diketahui masuk ke Indonesia menggunakan visa turis dan menjalankan aktivitas judi online sebagai mata pencaharian. Dari hasil penyelidikan, situs tersebut diperkirakan menghasilkan rata-rata sekitar INR 22.980.373 atau setara Rp4,3 miliar per bulan di setiap lokasi.

Dalam menjalankan aksinya, para tersangka mempromosikan situs judi melalui media sosial Instagram dengan menyertakan tautan akses langsung. Mereka bertugas mengelola transaksi deposit, penarikan dana, serta layanan dukungan menggunakan perangkat elektronik.

Barang bukti yang diamankan dari dua lokasi meliputi tiga unit monitor, 42 unit telepon genggam, 15 unit laptop, tiga unit komputer, dan dua unit router.

Para tersangka dijerat Pasal 27 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 426 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun dan denda paling banyak Rp200 juta.

Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya menegaskan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas kejahatan siber. “Judi online bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi ancaman nyata bagi ekonomi keluarga dan masa depan generasi muda. Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik perjudian dalam bentuk apa pun di Bali. Penindakan akan terus kami lakukan secara tegas dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi aktivitas judi online serta meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan internet di lingkungan keluarga. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Bali dari dampak buruk judi online. Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi penggunaan gawai oleh anak-anak. Jangan ragu melapor jika mengetahui adanya praktik perjudian,” tambahnya.

Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan perkara dengan berkoordinasi bersama instansi terkait guna mengungkap kemungkinan jaringan yang lebih luas. (OL/I-1)

Read Entire Article