Campak: Cara Penularan, Gejala, Risiko Komplikasi dan Pengobatan

1 month ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Pada 2025, terjadi kejadian luar biasa (KLB) campak di Indonesia. Hingga Agustus 2025 ada 46 KLB salah satunya di Sumenep, Jawa Timur.

Kemenkes mengungkapkan penurunan cakupan imunisasi campak yang sempat turun saat COVID-19 berimbas pada meningkatkan kasus campak.

Apa itu campak?

Campak atau measles merupakan penyakit infeksi virus yang menular melalui saluran napas. Penularan melalui droplets atau percikan liur dari mulut dan hidung penderita ketika batuk, bersin, atau berbicara.

Selain itu, virus ini juga dapat tertular dari sentuhan benda yang terkontaminasi droplets seperti disampaikan dokter spesialis anak Caessar Pronocitro dari RS Pondok Indah - Bintaro Jaya.

Daya tular virus penyebab campak cukup tinggi, mirip dengan COVID-19. Seseorang yang terinfeksi campak dapat menularkan virusnya selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.

Tak cuma itu, virus campak juga mampu hidup di udara selama 2 jam, terutama dalam ruang dengan sirkulasi yang tertutup. Campak pada anak tak bisa dianggap sepele.

"Pada anak, campak yang tidak segera ditangani lebih berisiko menyebabkan komplikasi serius karena berpotensi menyerang berbagai organ penting, bahkan hingga mengancam nyawa," kata Caessar dalam keterangan tertulis. 

Gejala Campak

Maka dari itu, Caessar mengingatkan orangtua untuk waspada jika anak mengalami gejala campak sebagai berikut:

  • Demam
  • Batuk kering
  • Pilek atau hidung tersumbat
  • Lemas
  • Muntah
  • Tidak nafsu makan
  • Diare

Kapan ruam muncul? Beberapa hari setelah mengalami gejala, ruam kemerahan biasanya akan muncul di area wajah dan leher. Ruam juga dapat menyebar ke hampir seluruh tubuh. Ukuran ruam campak awalnya kecil, tetapi dapat menyatu dan membentuk ruam besar.

Virus campak memiliki kemampuan unik untuk melemahkan sistem imun secara signifikan,membuka pintu bagi berbagai komplikasi serius jika tidak segera ditangani.

Sering kali kondisi anak memburuk bukan karena kondisi lanjutan akibat campak, antara lain:

● Pneumonia (radang paru)

Infeksi pada paru dapat membuat napas bayi dan anak menjadi cepat hingga kesulitan bernapas. Kondisi ini sering kali menjadi penyebab utama kematian akibat campak.

● Ensefalitis (radang otak)

Peradangan otak dapat menyebabkan penurunan kesadaran. Anak menjadi sangat lemas, mengantuk, respons berkurang, atau bahkan kejang.

Campak juga dapat menyebabkan acute disseminated encephalomyelitis (ADEM), yakni peradangan pada otak dan saraf tulang belakang yang muncul beberapa minggu setelah campak sembuh,menyebabkan si Kecil kehilangan keseimbangan atau kelumpuhan secara tiba-tiba.

● Diare berat dan dehidrasi

Virus campak dapat merusak lapisan usus, hingga menyebabkan diare parah. Pada bayi,kehilangan cairan ini dapat dengan cepat berujung pada dehidrasi berat, syok, hinggakematian.

● Infeksi sekunder dan sepsis

Virus melemahkan imunitas, si Kecil menjadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri sekunder, seperti infeksi telinga dalam (otitis media) dan infeksi darah akibat sepsis.

Komplikasi ini paling berbahaya, di mana infeksi menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah, sering kali menjadi alasan kondisi anak memburuk secara drastis.

Pengobatan Campak

Caessar mengatakan belum ada antivirus untuk mengatasi campak. Penanganan umumnya bersifat suportif yang bertujuan meredakan gejala, seperti beristirahat dengan cukup, menjaga asupan cairan dan gizi.

"Lalu, mengonsumsi vitamin A dosis tinggi berdasarkan rekomendasi dokter untuk mencegah komplikasi pada mata dan menurunkan tingkat keparahan penyakit," kata Caessar.

Lalu, campak lebih berbahaya jika dialami oleh bayi karena imunitas tubuhnya belum sempurna seperti orang dewasa.

Vaksinasi Campak untuk Lindungi Anak

Mengingat penanganan campak hanya bersifat suportif, pencegahan menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan, yakni dengan melengkapi vaksinasi dan menjaga imunitas bayi dan anak.

Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan vaksin MR (measles rubella) pertama disuntikkan pada: 

  • dosis pertama anak usia 9 bulan
  • dosis kedua diberikan saat si kecil berusia 15-18 bulan
  • dosis ketiga pada usia 5-7 tahun. 

"Jika sampai usia 12 bulan anak belum mendapat vaksin MR, maka dapat diberikan vaksin MR/MMR (Mumps + MR), dosis kedua dengan interval 6 bulan, dan dosis ketiga pada usia 5–7 tahun," pesan Caessar.

Read Entire Article