Bencana Aceh Picu Kenaikan Kasus ISPA hingga 9.731, Anak dan Lansia Paling Rentan

1 month ago 15
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dalam Laporan Situasi Penyakit Potensi KLB/Wabah di wilayah Aceh mencatat sedikitnya 21.079 kasus dari sembilan jenis penyakit merebak usai banjir bandang dan longsor.

Dari jumlah tersebut, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mencapai jumlah 9.731 kasus per Jumat, 19 Desember 2025.

Menanggapi kondisi tersebut, dokter spesialis paru, Ika Trisnawati, dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta menjelaskan bahwa penyakit menular kerap menjadi persoalan utama pascabencana. Terutama ketika kondisi lingkungan tidak mendukung kebersihan dan sanitasi.

“Kalau pascabencana itu yang menjadi problem kesehatan adalah penyakit menular. Lingkungan yang kotor dan sanitasi yang buruk menjadi media yang sangat baik bagi kuman untuk berkembang,” kata Ika, Rabu (24/12/2025).

Ia menuturkan, pengendalian penyakit di wilayah terdampak bencana jauh lebih sulit dibandingkan daerah normal karena keterbatasan akses air bersih, fasilitas sanitasi, dan tempat tinggal yang layak. Oleh sebab itu, ISPA kerap muncul sebagai penyakit dominan setelah banjir.

Lebih lanjut Ika menyebutkan, terdapat beberapa kelompok yang paling rentan terinfeksi ISPA. Kelompok tersebut adalah anak-anak terutama balita serta lanjut usia (lansia). Sistem kekebalan tubuh mereka belum matang atau justru sudah mengalami penurunan.

“Pada anak-anak, sistem imunitasnya masih dalam masa perkembangan sehingga belum matang. Sedangkan pada usia lanjut, sistem imun mengalami penurunan seiring bertambahnya usia,” papar dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM itu.

Orang dengan Penyakit Kronis dan Perokok Juga Rentan

Selain faktor usia, kelompok dengan penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, ginjal, dan kanker juga memiliki risiko lebih tinggi terkena ISPA.

Ika juga menyoroti kelompok perokok yang kondisi paru-parunya lebih rentan mengalami perburukan saat terinfeksi ISPA karena sudah tidak optimal.

Dalam situasi keterbatasan pascabencana, Ika menekankan pentingnya langkah proteksi diri bagi para korban. Menurutnya, evakuasi ke tempat yang lebih aman dan bersih menjadi langkah paling awal dan krusial, terutama bagi kelompok rentan.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya alat pelindung diri seperti masker maupun alas kaki tertutup. Luka terbuka juga perlu diperhatikan untuk menghindari kontak dengan air atau lumpur yang terkontaminasi.

Perlu Pengungsian yang Lebih Layak

Menurutnya, gejala ISPA umumnya muncul pascabanjir, bukan saat kejadian berlangsung. Hal ini terjadi karena lumpur dan partikel kering angin memudahkan virus bakteri masuk ke saluran pernapasan.

Terkait dengan pengobatan, ia menegaskan bahwa penyakit ini disebabkan virus dan iritasi sehingga tidak semua membutuhkan antibiotik. Istirahat cukup, minum air banyak, nutrisi baik, dan vitamin cukup.

“Perlu hati-hati ya, antibiotik hanya diberikan jika ada komplikasi bakteri dan harus dengan resep dokter,” tegasnya.

Sementara itu, peran pemerintah dan relawan dinilai sangat penting untuk mencegah meluasnya wabah penyakit pascabencana. Upaya yang perlu dilakukan meliputi penyediaan tempat pengungsian yang layak, air bersih, makanan bergizi, alat pelindung diri, serta pendirian pos kesehatan darurat.

“Deteksi dini dan penanganan cepat sangat penting agar penyakit tidak berkembang menjadi wabah,” ujarnya.

Ika menyampaikan pesan kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana agar tetap menjaga kebersihan dan saling melindungi, meski dalam kondisi serba terbatas.

“Tetap berupaya menjaga kesehatan dan kebersihan, saling menjaga terutama kelompok rentan. Dan tentu saja, selalu ada harapan setelah cobaan. Tetap tawakal,” tutupnya.

Read Entire Article