Wijaya 80 Buat Aduan Ke DJKI Terkait Penggunaan Lagu Terakhir Kali Tanpa Izin

1 month ago 20
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Grup musik Wijaya 80 menyambangi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI, Rabu (17/12/2025). Kedatangan Trio pop retro yang beranggotakan Ardhito Pramono, Erikson Jayanto, dan Hezky Joe ini untuk mengadukan dugaan pelanggaran hak cipta oleh Pertamina Patra Niaga.

Wijaya 80 mengklaim lagu mereka yang berjudul "Terakhir Kali" digunakan salah satu perusahaan BUMN tersebut untuk kepentingan promosi. Aduan itu teregistrasi dengan nomor 469/PBB/XII/2025.

"Kami mengajukan laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana pelanggaran hak cipta. Dugaan pelanggaran hak cipta ini dilakukan oleh suatu BUMN. Lagunya berjudul 'Terakhir Kali' yang dinyanyikan oleh Wijaya 80 dan diciptakan oleh Mas Hezky Joe,” kata kuasa hukum, Wijaya 80, Andhika Djemat usai membuat aduan.

Lebih lanjut ia menjelaskan duduk perkara dugaan pelanggaran yang menyangkut hak cipta pencipta. Terlapor disebut tanpa izin menggunakan lagu untuk materi promosi di akun media sosial resminya.

"Awal mulanya pemakaian lagu tanpa izin di akun TikTok resmi dari Pertamina Patra Niaga, itu tanpa seizin pencipta lagu dan juga dari penyanyi selaku pemilik master, yaitu Wijaya 80," ujar Andhika Djemat.

Penggunaan karya musik dalam kasus ini disinyalir bukan sekadar konten biasa, melainkan materi yang digarap serius untuk tujuan komersial korporasi. Eriksenmengatakan bahwa konten tersebut bukanlah User Generated Content (UGC) sederhana, melainkan hasil produksi yang disengaja.

"Sebenarnya bukan dari UGC, jadi memang sudah diedit sama editornya. Memang sudah di-overdub juga. Jadi sengaja di-download, terus diedit ulang," jelas Eriksen.

Polemik royalti lagu yang masih terus bergulir. Tim Perumus Revisi Undang-Undang Hak Cipta dibentuk untuk menyelesaikan polemik royalti lagu, takut nyanyi dan putar lagu kena royalti, jangan takut lagi. DPR RI menjamin masyarakat tidak akan ditagih r...

Sebelum melaporkan ke DJKI

Sebelum melaporkan ke DJKI, Wijaya 80 sudah melakukan upaya penyelesaian secara kekeluargaan sejak dugaan pelanggaran pertama kali diketahui pada Agustus 2025.

Andhika Djemat menyebut pihaknya telah beritikad baik dengan melayangkan somasi sebanyak dua kali, namun respons yang diterima dirasa kurang memuaskan dan berlarut-larut.

Sudah Melakukan Pertemuan

"Sudah melakukan pertemuan juga dengan pihak mereka, tapi ya belum ada hasil yang konkret. Cuma janji-janji saja, (katanya) menunggu diselesaikan dalam waktu dekat biar win-win solution," jelas Andhika Djemat.

Di sisi lain, pihak terlapor diketahui telah menghapus konten tersebut setelah menerima surel keberatan dari pihak musisi. Namun hal itu dianggap belum cukup menyelesaikan masalah dan tidak serta-merta menggugurkan kewajiban pengguna karya untuk membayar royalti atau lisensi atas materi yang sudah digunakan.

Pasal 9 dan Pasal 24 Undang-Undang Hak Cipta

Dalam aduannya ke DJKI, Wijaya 80 menyerahkan sejumlah bukti tangkapan layar, video promosi, dokumen legalitas kepemilikan lagu dan fonogram. Andhika Djemat menegaskan, tujuan utama kliennya adalah menuntut keadilan substantif sesuai regulasi perundang-undangan.

"Kami cuma ingin minta keadilan bagi klien kami PT Suara Wijaya Abadi dan juga Mas Hezky Joe selaku pencipta lagu. Selain keadilan, ya tentunya hak-hak ekonomi ditunaikan sesuai dengan Pasal 9 dan Pasal 24 Undang-Undang Hak Cipta," pungkas Andhika Djemat.

M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi

Share

Read Entire Article