Senegal vs Maroko: Daftar Tim Paling Sering Juara Piala Afrika

2 weeks ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Duel panas Senegal vs Maroko tersaji di final Piala Afrika 2025. Timnas Senegal sukses menahbiskan diri sebagai juara Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan tuan rumah Maroko dalam pertandingan final yang dramatis. Laga puncak yang berlangsung di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, pada tanggal 18 Januari 2026 (atau dini hari 19 Januari 2026 WIB) ini berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk keunggulan Senegal.

Kemenangan ini menandai raihan gelar Piala Afrika kedua bagi Senegal sepanjang sejarah mereka, mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan sepak bola di benua tersebut.

Gol tunggal penentu kemenangan Senegal dicetak oleh Pape Gueye pada menit ke-94 di babak perpanjangan waktu, setelah pertandingan berjalan alot tanpa gol di waktu normal. Pertandingan ini diwarnai dengan insiden penalti kontroversial dan protes keras dari skuad Senegal, yang menambah ketegangan dan drama di lapangan. Bagi Maroko, kekalahan di kandang sendiri ini memperpanjang penantian mereka untuk meraih gelar juara Piala Afrika sejak terakhir kali pada tahun 1976.

Hasil ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi Senegal, yang kini memiliki dua trofi Piala Afrika. Sementara itu, Maroko harus menerima kenyataan pahit bahwa kesempatan emas untuk mengakhiri puasa gelar selama hampir lima dekade harus pupus di hadapan pendukungnya sendiri. Final ini akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling mendebarkan dalam sejarah Piala Afrika.

Drama Puncak Final Piala Afrika 2025: Insiden Penalti Kontroversial

Pertandingan final Piala Afrika 2025 antara Senegal dan Maroko berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim saling jual beli serangan dan menunjukkan determinasi untuk meraih gelar juara. Namun, hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang tanpa gol, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Momen paling kontroversial terjadi pada menit ke-90+8 ketika Maroko mendapatkan hadiah penalti. Keputusan ini diambil setelah tinjauan VAR menunjukkan adanya pelanggaran terhadap Brahim Diaz di kotak terlarang. Wasit Jean Jacques Ndala asal Kongo menunjuk titik putih, memicu protes keras dari para pemain dan staf pelatih Senegal.

Lanjut baca

Protes yang dilancarkan skuad Senegal begitu sengit hingga menyebabkan pertandingan sempat tertunda lebih dari 10 menit karena para pemain menolak melanjutkan laga. Setelah negosiasi dan bujukan, pertandingan akhirnya dilanjutkan. Brahim Diaz maju sebagai algojo, namun tendangan Panenka yang dicobanya berhasil diselamatkan dengan gemilang oleh kiper Senegal, Edouard Mendy. Kegagalan penalti ini menjadi titik balik penting dalam pertandingan. Setelah kegagalan penalti Maroko, momentum bergeser ke kubu Senegal. Mereka memanfaatkan kondisi mental lawan yang sedikit terpukul dan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, Pape Gueye berhasil mencetak gol kemenangan pada menit ke-94 di babak perpanjangan waktu, memastikan Senegal mengangkat trofi juara Piala Afrika.

Read Entire Article