Menteri PPPA Soroti Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT

23 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Menteri PPPA Arifah Fauzi. Foto: HO-KemenPPPA/ANTARA

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyoroti kasus siswa kelas 4 SD, Yohanes Bastian Roja (10) yang tewas gantung diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (29/1) siang.

Berdasarkan analisis sementara, Arifah menilai peristiwa tersebut merupakan akumulasi dari berbagai persoalan yang dihadapi korban. Namun, salah satu faktor yang menonjol adalah tidak adanya tempat aman bagi anak untuk menyampaikan perasaan yang dialami. Hal itu dipengaruhi oleh budaya patriarki yang mengharuskan laki-laki selalu kuat, sehingga anak tidak memiliki ruang untuk bercerita.

“Kalau menurut analisa kami, ini akumulasi dari beberapa persoalan yang dihadapi si anak. Tapi si anak ini mungkin tidak punya tempat untuk bercerita,” kata dia usai menghadiri pengukuhan pengurus MUI 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2).

“Karena kan masih ada di budaya kita, laki-laki harus kuat, enggak boleh cengeng, enggak boleh nangis. Jadi ini mungkin menjadi, mungkin ya, kita belum analisa nanti kalau sudah ada analisa yang lebih kuat, kita akan sampaikan,” tambah Arifah.

Terkait penanganan kasus, Arifah menyebut pihaknya yang ada di daerah telah berkoordinasi dengan dinas setempat untuk melakukan pendampingan terhadap keluarga korban. Pendampingan itu berfokus pada penguatan keluarga, yang terdiri dari nenek, ibu, dan dua saudara korban.

Yohanes Bastian Roja (YBR), siswa SD di Ngada yang bunuh diri usai tak bisa beli buku dan pena. dok keluarga. Foto: Dok. Keluarga YBS

“Kami sedang mengupayakan bersama berbagai dinas yang ada memberikan dampingan secara psikologis,” jelasnya.

Karena di wilayah tersebut belum tersedia psikolog klinis, Kementerian PPPA akan mendatangkan psikolog klinis dari kabupaten terdekat untuk mendukung pemulihan keluarga.

Selain itu, KemenPPPA juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan untuk memastikan hak pendidikan dua kakak korban tetap terpenuhi. Kedua kakak korban masing-masing berusia 17 tahun dan 14 tahun.

“Kami sudah berkoordinasi, akan diupayakan supaya kedua kakaknya ini bisa mendapatkan pendidikan,” ujar Arifah.

Ia menambahkan, upaya pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang harus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Arifah menilai kemiskinan dan kondisi orang tua sebagai single parent yang bekerja sepanjang hari berpotensi membuat pendampingan terhadap anak tidak optimal.

Siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas gantung diri, Kamis (29/1/2026) siang. Foto: Dok. Istimewa

“Ini kan harus kolaborasi lintas sektor. Mungkin penyebab utama adalah kemiskinan, sehingga orang tua tidak bisa mendampingi secara utuh. Orang tuanya single parent yang bekerja sepanjang hari, mungkin komunikasi juga risak terjalin dengan baik,” tutupnya.

Surat Terakhir Korban

Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sepucuk surat untuk ibunya. Surat yang ditulis tangan oleh korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Gregorius Kodo, saksi mata, menuturkan kondisi keluarga korban banyak tantangan. Itu yang membuat korban memilih tinggal bersama neneknya di pondok. Ketika kejadian berlangsung, nenek korban yang berusia sekitar 80 tahun itu tengah berada di rumah tetangga.

Menurutnya, korban kurang kasih sayang orang tua. Ayah korban meninggal dunia pada saat korban masih dalam kandungan. Ayah korban merupakan suami ketiga dari ibunya. Ibunya menafkahi lima anak, termasuk korban.

Read Entire Article