Liputan6.com, Jakarta Artis sekaligus anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Melly Goeslaw merespons kabar tiga PNS meninggal dunia dalam pembakaran Gedung DPRD Makassar, Sulawesi Selatan, pekan ini. Insiden ini terjadi dalam demonstrasi yang memanas.
News Liputan6.com, Sabtu (30/8/2025) mengabarkan, Gedung DPRD Makassar terbakar imbas dari aksi demonstrasi massal yang terjadi pada Jumat (29/8/2025). Tiga PNS jadi korban dalam pembakaran gedung wakil rakyat.
Ketiga PNS tersebut yakni Muh Akbar Basri (Staf DPRD Kota Makassar), Syahrina Wati (Staf DPRD Kota Makassar), dan Syaiful Akbar (Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Tanah Ujung). Tiga potret mereka diunggah Melly Goeslaw di medsos.
“Setiap keputusan yang kita ambil dalam hidup, pasti ada resikonya. Harus dihadapi dadijalani. Saya paham yang buruk lebih mudah diterima orang. Tapi yang baik akan cepat terlupakan dengan keburukan setitik,” tulis Melly Goeslaw dalam pernyataan sikapnya.
Aksi unjuk rasa di kompleks DPR Senayan diwarnai kericuhan. Massa dihalau aparat dengan tembakan gaś air mata. Demo dipicu isu terkait tunjangan DPR yang dinilai tidak sensitif dengan kondisi sulit masyarakat.
Saya Tidak Sakit Hati
Lewat akun Instagram terverifikasi, Sabtu (30/8/2025), pelantun “Jika” mengakui masih jauh dari kata baik. Banyak kawan dekat dan jauh yang mengirim pesan WhatsApp kepada Melly Goeslaw. Isinya minta maaf karena menyerukan ketidakpuasan pada institusi DPR.
“Tenang saja kawan kawan, saya tidak sakit hati, teruslah suarakan yang memang menjadi keresahan kalian, ketidakpuasan, dan segala yang ingin kalian ungkapkan. Kalian berhak 100 persen dalam hal ini,” pemilik album Mindsoul menyambung.
Jangan Membuat Kerusakan
“Namun jika masih boleh saya bicara, janganlah membuat kerusakan di mana-mana, hingga banyak korban tak berdosa yang kena imbasnya. Banyak nyawa yang hilang karena hal ini. Jika tidak mau kenal lagi dengan saya, saya ikhlas menerima,” cuit Melly Goeslaw.
Ini risiko yang harus dijalaninya setelah memutuskan naik ke panggung politik lalu jadi Wakil Rakyat. Melly Goeslaw janji menyelesaikan semua tanggung jawab kepada para pemilihnya maupun Tuhan yang mengizinkan semua ini terjadi.
Turut Berdukacita Yang Sedalam-Dalamnya
Berkali Melly Goeslaw mengaku ikhlas dan mempersilakan rakyat berjuang dengan cara yang baik dan di jalur terbaik. Terakhir namun tak kalah penting, penulis lagu “Menghitung Hari” melayangkan dukacita mendalam atas meninggalnya tiga PNS di Makassar, Sulawesi Selatan.
“Turut berduka yang sedalam-dalamnya kepada 3 korban yang syahid di Makasar, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan lautan ikhlas. Dan semoga ini yang terakhir. Jangan ada lagi korban yang tak salah apa2 menjadi korban lagi,” pungkasnya.