Ilustrasi: Warga berbelanja kebutuhan pokok di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Metuk, Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah.(Antara/Mohammad Ayudha)
KEMENTERIAN Koperasi (Kemenkop) menyampaikan penyerapan anggaran dekonsentrasi untuk pembayaran <i>business assistant (BA) Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih masih rendah.
"Penyerapan anggaran dekonsentrasi baru 8%," ujar Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari di Jakarta, Selasa (18/11).
Destry menyatakan, penyerapan anggaran dekonsentrasi yang rendah tersebut tersebut dipengaruhi sejumlah kendala administratif yang terjadi sepanjang proses penyaluran dana dekonsentrasi.
Pasalnya, pembayaran untuk BA ini harus melewati berbagai proses mulai dari Dinas Koperasi hingga Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN). Destry menjelaskan bahwa ada hambatan yang terjadi akibat ketidaksesuaian data rekening peserta.
"Jadi ada yang tidak punya rekening harus pakai rekening anaknya, berarti kan harus ada jeda, namanya beda kan," ujarnya.
Ia menegaskan sistem keuangan negara tidak memungkinkan pencairan dilakukan secara parsial.
"Jika satu kegiatan berisi 30 orang, ya harus 30 rekening itu betul semua baru bisa tertransfer. Jadi itu sebenarnya kendalanya, kendala administratif," tandasnya. (Fal/E-1)

2 weeks ago
18





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379583/original/008279300_1760351169-Artboard_1_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378189/original/057508300_1760218015-AP25284765147801__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348124/original/066186800_1757768591-persebaya.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367784/original/099774300_1759313808-Sherhan-Kalmurza.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377650/original/070250500_1760140104-AP25283706908321.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325476/original/093684600_1755998966-MPL_ID_S16_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5277047/original/083807100_1751975773-Sakit_mag.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369643/original/010833600_1759476021-IMG-20251003-WA0016.jpg)

![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Wamenkes Baru dan Eliminasi Tuberkulosis](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/y0KuB7erhDJ6TbtDuKZCqONsZYw=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376817/original/095760700_1760054336-WhatsApp_Image_2025-10-09_at_4.52.47_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376773/original/003374000_1760018952-yaniv-knobel-UvkIx6DMTMk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975262/original/049835800_1729563717-trombosit-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376491/original/018045900_1760005599-penderita_kecemasan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3452055/original/098840500_1620463632-1_000_PAR2003102509358.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377474/original/052829700_1760096933-20251009_150527.jpg)
English (US) ·