Inter Milan Merasa 'Terpaksa' Tampil di Play-off Liga Champions: Gara-gara Penalti Lawan Liverpool

1 week ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Inter Milan harus menempuh jalan memutar di Liga Champions 2025/2026. Alih-alih langsung lolos ke babak 16 Besar, Nerazzurri justru harus melewati fase play-off yang sarat risiko dan tekanan.

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, tak menutupi rasa kecewanya. Ia menyinggung satu momen krusial yang menjadi titik balik perjalanan Inter di fase liga: penalti kontroversial saat menghadapi Liverpool.

Kekalahan tipis 0-1 dari Liverpool pada 9 Desember lalu menjadi penentu nasib Inter. Gol tunggal The Reds lahir dari titik putih di menit-menit akhir, keputusan yang hingga kini masih menyisakan perdebatan.

Kini, Inter harus fokus menghadapi Bodo/Glimt di babak play-off. Namun, bayang-bayang laga melawan Liverpool tetap membekas dalam benak Zanetti dan jajaran manajemen Nerazzurri.

Penalti Liverpool yang Mengubah Segalanya

Inter sejatinya tampil kompetitif sepanjang fase liga Liga Champions musim ini. Konsistensi mereka nyaris cukup untuk mengamankan tiket langsung ke babak 16 Besar lewat delapan besar klasemen.

Seandainya Inter mampu menahan imbang Liverpool, mereka akan mengoleksi 16 poin. Jumlah itu cukup untuk mengungguli Sporting CP dan Chelsea lewat selisih gol, sekaligus menghindari fase play-off.

Kenyataan berkata lain. Penalti kontroversial di menit akhir membuat Inter harus menerima hasil pahit dan melanjutkan perjalanan dari jalur yang lebih berbahaya.

"Sayangnya, kami kehilangan poin melawan Liverpool. Jika tidak, kami tidak akan berada di sini sekarang. Kami menerima semuanya, dan sekarang kami bersiap untuk menghadapi tim yang tidak boleh diremehkan," kata Zanetti kepada Sky Sport Italia.

Fokus ke Bodo/Glimt, Tanpa Alibi

Inter kini bersiap menghadapi Bodo/Glimt, tim yang dikenal tangguh saat bermain di kandang sendiri. Leg pertama akan digelar di Norwegia pada 17 atau 18 Februari, sebelum penentuan di San Siro sepekan berselang.

“Kita perlu berpakaian hangat; kita sudah melihat suhunya. Akan sangat dingin,” kata Zanetti.

Undian ini juga membuat Inter terhindar dari potensi reuni emosional dengan José Mourinho. Benfica, klub yang kini dilatih Mourinho, akan menghadapi Real Madrid di jalur berbeda.

“Jose adalah orang hebat; kami sangat mengenalnya. Saya selalu teringat banyak kenangan yang terkait dengannya. Tapi kami menghadapi Bodo, dan kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin," tegas pria asal Argentina.

Sumber: Football Italia

Cremonese vs Inter Milan: Nerazzurri Menang dan Makin Kokoh di Puncak Klasemen

Read Entire Article