Festival Teater Indonesia 2025 Sapa Jakarta, Happy Salma dan Fadli Zon Ulas Penguatan Ekosistem Sastra

1 month ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Setelah melawat Medan, Palu, dan Mataram, Festival Teater Indonesia 2025 akan mengakhiri perjalanan di Jakarta. Sebanyak lima kelompok teater maupun seniman individu siap tampil di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, dari tanggal 14 hingga 16 Desember 2025.

Penggagas Festival Teater Indonesia (FTI) Happy Salma dan Menteri Kebuadayaan RI, Fadli Zon, menyambut hangat. Mereka menyorot peran pergelaran seni dalam memperkuat ekosistem sastra Tanah Air. Sejak awal, FTI dirancang sejalan dengan agenda besar Kementerian Kebudayaan.

“Pertama, program penguatan ekosistem sastra. FTI membuka ruang alih wahana karya sastra Indonesia ke panggung teater—menghidupkan sastra, memperluas makna, dan menciptakan pengalaman baru bagi publik. Kedua, regenerasi melalui MTN Seni Budaya,” kata Fadli Zon.

FTI mempersiapkan talenta-talenta baru yang kelak masuk ke skema pembinaan nasional. Dengan hadir di Medan, Palu, Mataram, dan kini Jakarta, serta melibatkan 20 kelompok teater, maka pusat gravitasi teater Indonesia tak hanya berputar di kota-kota besar tertentu.

Kehidupan Putri Diana memang menarik untuk diketahui. Oleh karenanya, sebuah teater pertunjukkan di New York, akan menyelenggarakan drama musikal mengenai kehidupan pribadi Putri Diana pada maret 2020.

Silaturahmi Budaya dan Kesusastraan

Happy Salma menjelaskan, FTI merupakan hasil kolaborasi Titimangsa dan PENASTRI (Perkumpulan Nasional Teater Indonesia) serta didukung Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan RI.

“Saya harap kegiatan ini bukan hanya membuka ruang silaturahmi budaya dan kesusastraan, tapi juga jadi ruang untuk membuka diri, beradaptasi satu sama lain dari seluruh Indonesia,” katanya lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Senin (15/12/2025).

Mempererat Tali Persaudaraan

“Meski kita punya latar belakang berbeda, usia berbeda, bahkan interes berbeda, panggung bisa menyatukan. Di FTI, kami mempererat tali persaudaraan, utamanya dalam ekosistem seni teater Tanah Air,” ujar Happy Salma seraya menyebut FTI 2025 adalah edisi perdana.

Pada edisi perdana, FTI mengangkat tema “Sirkulasi Ilusi.” Melalui tema ini, FTI 2025 berupaya memperluas sirkulasi gagasan, mempertemukan seniman lintas wilayah, serta memperkaya khazanah hubungan antara teks sastra dan panggung pertunjukan.

Agenda di Kota Jakarta

FTI menjadi ajang perayaan seni teater sekaligus pertemuan bagi para praktisi, pendukung, juga para penonton setia. Berikut adalah agenda pentas teater alih wahana karya sastra Indonesia di panggung FTI 2025 Kota Jakarta:

14 Desember 2025

Pukul 16.00 WITA: Burung Manyar Kita (adaptasi Burung-Burung Manyar karya Y. B. Mangunwijaya) oleh Bengkel Seni Embun dari Ambon, Maluku

Pukul 19.00 WITA: Hikayat Asampedas/Aroma Bomoe (adaptasi cerpen “Hikayat Asampedas” karya Azhari Aiyub) oleh Serikat Teater Sapu Lidi dari Banda Aceh, Nanggroë Acèh Darussalam

15 Desember 2025

Pukul 16.00 WITA: Roh (Adaptasi cerpen “Roh” karya Putu Wijaya) oleh Andi Bahar Merdhu dari Gowa, Sulawesi Selatan

Pukul 20.00 WITA: Panggil Aku Sakai (adaptasi novel Panggil Aku Sakai karya Ediruslan Pe Amanriza) oleh Rumah Kreatif Suku Seni Riau dari Pekanbaru, Riau

16 Desember 2025

Pukul 20.00 WITA: Rintrik (adaptasi cerpen “Rintrik” dalam kumpulan cerpen Godlob karya Danarto) oleh Teater Kubur dari Jakarta Timur, DKI Jakarta.

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi

Share

Read Entire Article