Jakarta (ANTARA) - Doa bersama lintas iman yang dipimpin oleh pemuka agama di Indonesia dilakukan saat malam pergantian tahun di TMII di Jakarta Timur pada Rabu malam untuk korban bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera.
Para pemuka agama dari Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu juga bergantian memanjatkan doa untuk persatuan dan kesatuan bangsa.
Selain itu, para pemuka agama memanjatkan doa khususnya bagi saudara yang saat ini sedang terkena musibah berupa bencana alam terutama di Sumatera serta beberapa daerah lainnya.
Doa lintas agama ini diharapkan dapat terkabulkan dan menjadi kekuatan bagi saudara yang saat ini terkena musibah untuk tetap bersemangat.
Pada malam pergantian tahun, Manajemen Taman Mini Indonesia Indah (TMII) juga menggalang donasi melalui QRIS yang ditampilkan di depan panggung hiburan bagi warga Sumatera yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.
Baca juga: Slank hibur warga di TMII pada malam pergantian tahun
Baca juga: Warga berdatangan ke TMII untuk sambut malam pergantian tahun
Setelah doa bersama dipanjatkan, kemudian pengunjung dan pembawa acara menyanyikan lagu "Kulihat Ibu Pertiwi" secara bersama-sama.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, Jakarta bakal menjadi ruang empati dan mengutamakan solidaritas bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada malam Tahun Baru 2026.
"Untuk itu, tema yang diambil dalam menyambut tahun baru juga berbeda dari biasanya. Kali ini mengambil tema 'Jakarta Global City: From Jakarta With Love'," kata Pramono.
Pramono mengatakan, salah satu acara yang dihadirkan saat malam pergantian tahun, yakni berdoa bersama agar bencana yang terjadi dapat segera teratasi.
"Kami betul-betul mengadakan acara yang melakukan kontemplasi, berdoa bersama. Karena apapun bencana yang terjadi, mudah-mudahan segera bisa kita atasi dengan baik," kata dia.
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444452/original/057575400_1765779473-IMG-20251215-WA0021.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404979/original/049985200_1762420817-IMG-20251106-WA0019.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442079/original/028336100_1765526270-WhatsApp_Image_2025-12-07_at_14.28.16.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4648323/original/013706700_1699957319-Screenshot_2023-11-14_165748.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5441214/original/042739400_1765459543-20251211_101707.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771906/original/063595200_1710390647-red-peppers-plate-flat-lay-white-textile-wall.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442114/original/016339100_1765528069-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444958/original/042244800_1765793810-polo_air.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439969/original/078988800_1765418213-1000637202.jpg)
English (US) ·