Alasan mobil-mobil NEV China beda merek namun mirip satu sama lain

1 month ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

China (ANTARA) - Dalam beberapa tahun terakhir, kendaraan energi baru (NEV) di China mengalami homogenisasi yang mana banyak mobil dari merek berbeda namun mempunyai desain, fitur, dan teknologi yang hampir sama.

Pada 2025, teknologi sistem bantuan mengemudi canggih Huawei Qiankun ADS hampir menjadi fitur standar di semua model baru, bahkan merambah ke model hasil kerja sama seperti Audi A5L dan Q5L, lapor Carnewschina, Kamis.

Chen Zheng, Wakil Presiden dan Kepala Desain Global Geely, mengkritik bahwa industri otomotif China sedang dilanda tren ikut-ikutan tanpa berpikir. Elemen desain yang sedang populer diterapkan secara sembarangan. Praktik ini membuat konsumen sulit membedakan merek dan model mobil hanya dari tampilannya.

Ketua Voyah, Lu Fang, menyatakan meskipun di permukaan terlihat persaingan antarpabrikan sangat ketat, kenyataannya hal tersebut justru mencerminkan kurangnya inovasi di dalam industri.

Menariknya, Dongfeng, perusahaan induk Voyah, sendiri pernah terlibat dalam kontroversi plagiarisme. Sebelumnya, saat Dongfeng Forthing Xinghai S7 baru diumumkan, direktur desain IM Motors secara terbuka mempertanyakan orisinalitas desain mobil tersebut karena dinilai sangat mirip dengan IM L7.

Mengapa plagiarisme begitu marak di industri otomotif China? Jawaban yang paling jelas adalah karena pengembangan mobil membutuhkan biaya besar, harus mengelola rantai pasok ribuan komponen, serta memenuhi berbagai persyaratan teknis seperti standar keselamatan.

Baca juga: China perketat syarat insentif, mulai 2026 PHEV harus tempuh 100 km

Orang dalam industri mengungkapkan bahwa daftar komponen di antara para produsen NEV sangat mirip.

“Mobil-mobil ini terlihat memiliki fitur yang kaya, tetapi sebenarnya hanyalah tiruan dengan bodi berbeda namun teknologi dasarnya sama.” kata Lu.

“Banyak perusahaan mengejar keuntungan jangka pendek, sehingga lebih memilih menyalin dan meniru daripada melakukan inovasi asli yang benar-benar berangkat dari kebutuhan pengguna. Persaingan tingkat rendah ini membuat produk bersaing terutama dari harga dan spesifikasi, dan pada akhirnya pasar dibanjiri ‘inovasi semu’ yang tidak benar-benar memenuhi kebutuhan pengguna,” tambahnya.

Selain itu, perlindungan hak kekayaan intelektual di China sangat sulit. Penentuan pelanggaran desain eksterior bersifat subjektif, dan banyak gugatan hukum berakhir dengan penyelesaian damai atau bahkan dihentikan. Hal ini justru mendorong sebagian produsen mobil bertindak semakin sembrono.

Baca juga: Menuju 2040, China targetkan 80 persen NEV & kendaraan otonom level 4

Baca juga: Produksi dan Penjualan NEV di China Naik dalam 9 Bulan Pertama 2025

Pewarta:
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article